h1

Ujian Dinas PNS

September 9, 2009

LogoKorpri ud.maret.2009

Pegawai Negeri Sipil yang berpangkat Pengatur Tingkat I golongan ruang II/d dan Penata Tingkat I golongan ruang III/d untuk dapat dinaikkan pangkatnya, disamping memenuhi syarat yang ditentukan, harus lulus ujian dinas, kecuali ditentukan lain menurut ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ujian dinas tingkat I untuk kenaikan pangkat dari Pengatur Tingkat I golongan ruang II/d menjadi Penata Muda golongan ruang III/a. Ujian dinas tingkat II untuk kenaikan pangkat dari Penata Tingkat I golongan ruang III/d menjadi Pembina golongan ruang IV/a. Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah melaksanakan ujian dinas bagi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan masing-masing.
Pegawai Negeri Sipil yang dikecualikan dari ujian dinas untuk kenaikan pangkat pindah golongan karena:

  1. Telah menunjukkan prestasi kerja luar biasa baiknya;
  2. Menemukan penemuan baru yang bermanfaat bagi negara;
  3. Tewas atau meninggal dunia sehingga kepadanya dapat diberikan kenaikan pangkat anumerta/pengabdian,
  4. Telah mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan kepemimpinan IV yang setara dengan ujian dinas tingkat I atau pendidikan dan pelatihan kepemimpinan III yang setara dengan ujian dinas tingkat II,
  5. Memperoleh: 1) ijazah Sarjana (S1) atau Diploma IV untuk ujian dinas tingkat I; 2) ijazah dokter, ijazah apoteker, magister (S2) dan ijazah lain yang setara atau doktor (S3), untuk ujian dinas tingkat I atau ujian dinas tingkat II.
  6. Menduduki jabatan fungsional tertentu.

Sumber :

  • www.bkn.go.id
  • Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil.
  • Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 tentang perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil.
  • Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 12 Tahun 2002 tanggal 17 Juni 2002 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 Tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002.
h1

Kenaikan pangkat bagi Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan struktural

September 8, 2009

logo kota LogoKorpri

Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan struktural dapat diberikan kenaikan pangkat pilihan apabila:

  1. Telah 4 tahun dalam pangkat terakhir.
  2. Daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan setiap unsurnya sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 2 tahun terakhir,
  3. Lulus ujian dinas bagi kenaikan pangkat yang akan pindah golongan, kecuali telah dibebaskan karena pendidikan/pendidikan dan pelatihan yang telah diikuti,
  4. Tidak akan melampaui pangkat atasannya,
  5. Belum mencapai pangkat tertinggi yang ditetapkan bagi jabatannya.

Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan struktural dan pangkatnya masih 1 tingkat dibawah jenjang pangkat terendah yang ditentukan untuk jabatan itu, dapat dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi, apabila:

  1. Telah 1 tahun dalam pangkat terakhir,
  2. Sekurang-kurangnya telah 1 tahun dalam jabatan struktural yang didudukinya; dan
  3. Setiap unsur penilaian prestasi kerja/DP-3 sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 2 tahun terakhir.
  4. Ketentuan sekurang-kurangnya 1 tahun dalam jabatan struktural yang didudukinya sebagaimana dimaksud yaitu :
  • Dihitung sejak yang bersangkutan dilantik dalam jabatan yang definitif.
  • Bersifat kumulatif lebih dari 1 jabatan structural tetapi tidak terputus dalam tingkat jabatan struktural yang sama.

Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dalam jabatan struktural dan pangkatnya masih satu tingkat di bawah janjang pangkat terendah yang ditetapkan bagi jabatan yang didukukinya, tetapi telah 4 tahun atau lebih dalam pangkatnya yang terakhir, dapat dipertimbangkan kenaikan pangkatnya setingkat lebih tinggi pada periode kenaikan pangkat berikutnya setelah ia dilantik dalam jabatannya itu, apabila setiap unsur penilaian prestasi kerja (DP-3) sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 2 tahun terakhir

h1

Alat Yang Bikin Jebol Motor/Mobil : Kunci Leter T

Agustus 30, 2009
KUNCI LETER T

KUNCI LETER T

Halo, jumpa lagi kita di Blog Korpri Bandar Lampung, saudara-saudaraku pernah mengalami (Insya Allah belum), atau minimal pernah mendengar kejadian motor/mobil yang hilang, salah satu alat yang digunakan oleh maling motor/mobil adalah KUNCI LETER T. Oke darpada berpanjang-panjang dibawah ini ada kisahnya, mudah-mudahan berguna untuk kita semua.

DISEBUT kunci T karena bentuknya menyerupai huruf T. Gagangnya dapat dibuat dari kunci busi, sedangkan kakinya dari obeng. Bagian kaki, yang kemudian dicolokkan ke lubang kunci sepeda motor, dibentuk pipih dan runcing. Kunci T ini menjadi salah satu perkakas wajib para pemetik alias pencuri sepeda motor.

Dari para tersangka pencuri sepeda motor yang ditangkap, polisi kerap menyita kunci T, termasuk dari Hery Setiawan (20), tersangka pencuri sepeda motor yang tewas ditembak polisi reserse kriminal Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, Jumat (28/8) dini hari.

Begitu pula dari tersangka Riswanto alias Moheng (37), yang ditembak tim buru sergap (buser) Kepolisian Sektor Metropolitan Bantargebang, Sabtu pekan lalu. Riswanto diketahui sudah delapan kali mencuri sepeda motor di wilayah Bekasi. Di antara barang bukti yang disita polisi terdapat kunci T.

”Hampir semua jenis sepeda motor dapat dibobol dengan kunci (T) ini,” kata Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Bekasi Komisaris Budi Sartono, Jumat lalu.

Ketika dicobakan pada sepeda motor yang disita polisi dari Hery, kunci T ini memang ampuh. Kunci T dicolokkan, kemudian diputar ke kanan dengan sedikit ditekan, klek, sepeda motor pun siap dinyalakan.

Prioritas

Pihak kepolisian, termasuk jajaran Polres Metro Bekasi, sudah mengimbau masyarakat agar memasang pengaman ganda pada sepeda motornya. Ini terkait dengan maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor, terutama sepeda motor.

”Sehari bisa tiga sampai empat laporan kehilangan sepeda motor,” kata Kepala Polres Metro Bekasi Komisaris Besar Mas Guntur Laupe, Sabtu kemarin.

”Kami menjadikan kasus pencurian kendaraan bermotor ini sebagai prioritas karena aksi pencurian kendaraan bermotor sangat meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Seperti yang dialami Marni Hadianti (33), ibu rumah tangga yang tinggal di Jakamulya, Bekasi Selatan. Jumat lalu, Marni melapor ke polisi bahwa sepeda motor Yamaha Jupiter MX miliknya dicuri.

Putra Marni, Aldi, sempat memergoki seorang lelaki tidak dikenal yang membawa kabur sepeda motor Jupiter MX tersebut sekitar pukul 05.00. Polisi kemudian menangkap dua lelaki yang diduga kawanan pencuri sepeda motor tersebut. Selain menemukan kunci T, polisi juga menyita dua bilah celurit dari kedua orang tersebut.

Aksi kawanan penjahat yang mengincar sepeda motor memang meresahkan. Modus kejahatan ini beragam, mulai dari merusak kunci dengan kunci T, merampas dari pemiliknya, atau berpura-pura meminjam/menjadi penumpang ojek.

Kawanan penjahat ini juga tidak segan bertindak kasar terhadap korbannya, termasuk pula nekat melawan polisi. Pertengahan Mei 2007, misalnya, seorang anggota reskrim Polsek Metro Bekasi Timur, Bripka Bahrudin, tewas ditembak kawanan pencuri sepeda motor.

Upaya penangkapan Hery, yang berakhir dengan tewasnya tersangka itu, pada Jumat dini hari lalu juga mengakibatkan korban di pihak polisi.

Dua polisi unit pencurian kendaraan bermotor Polres Metro Bekasi, Briptu Romeo Willem Kamati dan Brigadir Asep Ramlan, terluka karena diserang Hery dan kawannya ketika kedua polisi tersebut akan menangkap Hery dan komplotannya.

Romeo mengalami luka di punggung, sedangkan Asep terluka di tangannya akibat diserang dengan senjata tajam jenis celurit. Dalam keadaan terdesak, Romeo dan beberapa polisi lain yang kemudian berdatangan melepaskan tembakan.

Hery akhirnya tewas ditembak, sementara seorang kawannya kabur. Penembakan terhadap tersangka itu, menurut Mas Guntur, sudah sesuai prosedur.

Kunci ganda

Masyarakat sebenarnya dapat mencegah pencurian sepeda motor, misalnya dengan memasang alat pengaman atau kunci tambahan pada sepeda motornya. Harganya dan model kunci tambahan ataupun alarm sepeda motor bervariasi.

Memasang gembok, yang harganya belasan ribu rupiah, pada cakram rem atau rantai sepeda motor dapat menghambat penjahat melarikan sepeda motor bernilai belasan juta rupiah tersebut.

”Dari keterangan beberapa tersangka, mereka mengaku akan batal memetik kalau sepeda motor sasaran memakai kunci (pengaman) ganda,” kata Mas Guntur.

”Mereka (pencuri) beralasan waktu yang dibutuhkan untuk mengambil sepeda motor itu lebih lama. Dengan demikian, lebih baik mereka mundur dan mencari sasaran yang terlihat lebih mudah,” ujarnya.

h1

Waaaah….PNS Diwajibkan Mengaji Dulu Sebelum Bekerja

Agustus 28, 2009

Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo yang beragama Islam diwajibkan mengaji atau membaca Al Quran sebelum melaksanakan pekerjaannya.

Pengajian atau tadarusan yang dilakukan di lingkungan kantor masing-masing itu dilakukan minimal 30 menit setelah pelaksanaan apel pagi. “Pengajian ini juga dilakukan di tingkat kantor kecamatan hingga kelurahan,” kata Wali Kota Gorontalo Adhan Dhambea, Jumat (28/8).

Wuih PNS

Wali kota menyatakan, pihaknya sengaja menginstruksikan hal tersebut untuk menciptakan suasana religius di lingkungan kerja pemerintahan selama Ramadhan ini.

Menurut dia, tuntutan PNS untuk memaksimalkan kinerjanya juga harus dibarengi dengan pencapaian spiritual untuk membentuk kualitas hidup dan keimanan yang lebih sempurna.

“Waktu tiga puluh menit itu juga merupakan waktu emas bagi PNS untuk meniatkan pekerjaannya hanya untuk ibadah semata,” katanya.

Dirinya mengharapkan, waktu tadarusan itu dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh PNS dan dijalankan tanpa ada rasa paksaan. Selain pada pagi hari menjelang kerja, tadarusan juga digelar serempak di masjid-masjid dan di rumah dinas pejabat daerah.

Pemerintah Kota Gorontalo sengaja meniadakan kegiatan shalat tarawih keliling seperti tahun-tahun sebelumnya dengan alasan bahwa kegiatan tersebut justru kurang efektif karena hanya akan merepotkan pihak penyelenggara.

Bagaimana dengan kita….?, baiklah saudaraku semua happy weekend.

sumber : http://regional.kompas.com/read/xml/2009/08/28/09520348/PNS.Diwajibkan.Mengaji.Dulu.Sebelum.Bekerja.

h1

Membuat Blog menjadi Bermakna

Agustus 27, 2009

by : Ahmad Juanda, A.Md

DSCF0669

Apabila sebuah website dinilai, maka banyak orang setuju bahwa keindahan desain, tata letak (layout), dan kegunaan (usability) merupakan faktor yang menentukan. Namun jika yang dinilai adalah suatu weblog atau blog, apa yang menjadi standar penilaian?

Apakah keindahan desain yang sebagian besar sudah disediakan oleh penyedia fasilitas blog atau ribuan template desain yang mudah di-download dan dimodifikasi? Atau cara bertutur kata yang menarik namun belum tentu dimiliki oleh setiap blogger? Atau jumlah pengunjung yang setiap saat terus meningkat? Atau bahkan frekuensi menulis di dalam suatu blog?
Jika melihat dari beberapa faktor di atas, agak sulit menentukan suatu blog dapat dikatakan sebagai lebih bagus dari yang lain. Desain bukanlah sesuatu yang krusial di dalam weblog karena justru keuntungan blog terletak pada kemudahan pembuatan dan operasional blog. Pengguna tidak perlu membuat desain website sendiri karena semuanya telah disediakan oleh penyedia layanan seperti multiply.com, blogspot.com, dan lainnya. Berbagai contoh desain dapat dipilih sesuai dengan keinginan. Sedangkan bagi pengguna software blog seperti Movable Type, WordPress, TextPattern, dan sejenisnya, beberapa template desain dapat dengan mudah ditemukan di internet. Namun jika Anda dapat menambahkan dan mengatur navigasi yang jelas di dalam template yang digunakan untuk membantu pengunjung membaca tulisan di dalam blog, hal ini merupakan nilai tersendiri.

Sedangkan cara bertutur kata bukanlah sesuatu yang dimiliki oleh semua blogger, meskipun harus diakui hal tersebut dapat membuat banyak pengunjung tertarik kembali lagi ke situs blog yang bersangkutan. Agar dapat menciptakan suatu gaya bertutur kata yang berbeda namun menarik, dibutuhkan latihan menulis dan kemampuan mengolah kata secara terus menerus. Semakin tinggi frekuensi dan lama “jam terbang” blogger dalam menulis di dalam blognya, umumnya mampu meningkatkan kualitas dalam bertutur kata.
Sama halnya dengan pengunjung suatu website, tingginya jumlah pengunjung tidak dapat diraih dalam waktu yang singkat. Dibutuhkan waktu dan strategi untuk menarik banyak pengguna internet berkunjung ke dalam situs blog miliknya. Bahkan beberapa pemilik blog berusaha menciptakan sesuatu yang menghebohkan untuk dapat menarik jumlah pengunjung dalam waktu yang singkat. Hal ini dapat menjadi indikasi suatu blog menarik atau tidak untuk dikunjungi, namun dibutuhkan usaha yang cerdik untuk mewujudkannya.
Sedangkan frekuensi menulis di dalam suatu blog merupakan indikasi suatu blog dihidupi oleh pemiliknya secara serius atau tidak. Meskipun hal ini dapat menjadi penilaian tersendiri, namun semakin sering seorang menulis di dalam blog belum tentu menjamin kualitas isi yang ditulisnya. Pengunjung blog tidak dapat ikut merasakan informasi yang ingin dibagi oleh pemiliknya. Bahkan seringkali tulisan di dalamnya hanyalah sampah cyberspace karena ketiadaan tujuan untuk menulis.

Sepuluh Permasalahan
Untuk mengisi blog agar menarik pengunjung, menurut Jakob Nielsen dalam http://www.useit.com/alertbox, blogger perlu memperhatikan sepuluh permasalahan berikut ini. Pertama, jangan membiarkan informasi mengenai biografi tidak terisi. Penulis anonim kurang mendapatkan kepercayaan atas sesuatu yang ditulisnya. Seringkali pembaca menginginkan untuk mengetahui lebih lanjut informasi tentang penulis, baik berkaitan dengan kepercayaan ataupun kekaguman terhadap tulisannya.
Yang kedua, sertakan foto penulis di dalam blog. Anda dapat meningkatkan kredibiltas dengan menunjukkan bahwa tidak ada satupun fakta sederhana yang berusaha untuk disembunyikan. Selain itu, hal tersebut juga dapat berperan sebagai humas bagi penulis. Sedangkan yang ketiga, gunakan judul tulisan yang dapat memberikan gambaran mengenai isi yang akan dibaca oleh pengunjung. Judul yang tepat dapat menentukan pengunjung membuka keseluruhan isi dari tulisan tersebut atau tidak.
Yang keempat, gunakan informasi yang jelas jika ingin menambahkan link ke halaman lain. Hal ini akan mempengaruhi pengunjung perlu mengikuti link yang diberikan atau tidak.
Berikutnya yang kelima, berikan link secukupnya untuk tulisan yang Anda ketik di dalam blog. Jangan pernah menganggap bahwa semua pengunjung blog adalah penggemar setia tulisan Anda yang telah mengikuti tulisan dari awal pembuatan blog.
Yang keenam, gunakan kategori untuk mengelompokkan tulisan Anda sehingga memudahkan pengunjung untuk mencari informasi yang berhubungan dengan topik yang diinginkan.
Selanjutnya yang ketujuh, jangan biarkan pengunjung kecewa karena perbaharuan informasi tidak teratur. Perbaharuan setiap hari merupakan hal yang terbaik namun perbaharuan secara mingguan atau bulanan juga dapat dilakukan tergantung dari topik yang ditulis. Membiarkan blog tanpa isi selama beberapa bulan akan menyebabkan Anda kehilangan pengunjung setia. Tetapi mengisi informasi tanpa tujuan menyampaikan sesuatu juga dapat menyebabkan pencemaran cyberspace.
Hal kedelapan, apabila isi sebuah blog semakin fokus pada satu topik tertentu maka akan menciptakan pembaca yang fokus pada tulisan Anda. Apabila Anda punya dua topik yang ingin dibicarakan, buatlah di dalam dua blog yang berbeda.
Permasalahan kesembilan, jangan pernah menulis sesuatu yang menyakiti orang lain. Berpikirlah dua kali sebelum mempublikasi tulisan tersebut. Sedangkan hal terakhir, gunakan nama domain sendiri jika diperlukan. Apalagi harga domain com, net, org saat ini berkisar 8 USD atau 75 ribu rupiah per tahun.

h1

Manajemen Penyelenggaraan Situs Web

Agustus 27, 2009

by : Roespansyah Arpan & Angga Dwiansyah

DSCF0668 DSCF0710

Pada saat ini manajemen informasi cenderung kearah publikasi elektronis dan meninggalkan pelayanan secara analog (non elektronik). Kehadiran teknologi media online  menyebabkan perlunya seorang eksekutif yang menangani manajemen secara keseluruhan pada tingkat tertinggi. Situs web yang efektif merupakan salah satu strategi yang harus dijalankan oleh organisasi yang bergerak di bidang media online.

Manajemen situs web pemerintah daerah akan lebih baik dan lebih lugas jika terdapat keterpaduan antara penerbitan elektronik dengan unit-unit kerja di lingkungan Pemerintah Daerah, yang materinya disajikan melalui situs web bersangkutan. Di dalam strategi penyelenggaraan situs web, penting untuk memastikan bahwa berbagai tugas manajemen yang diperlukan bagi pengelolaan situs web yang efektif telah ter-identifikasi, dan tanggungjawab pelaksanaan telah teralokasi serta dipahami dengan jelas oleh para pengelola.

Suatu hal penting yang harus disadari bahwa keberadaan situs web pemerintah daerah yang dibuat, merupakan suatu bagian integral dari organisasi pemerintahan. Semua unit yang ada pada organisasi, hendaknya memperhatikan bagaimana mereka dapat menggunakan internet sebaik-baiknya untuk berkomunikasi dengan kelompok-kelompok masyarakat pengguna internet. Instansi Pemerintah Daerah harus membantu perkembangan tingkat kesadaran dan pemahaman yang tinggi, bagi seluruh aparat Pemerintah Daerah mengenai pemanfaatan internet pada organisasi pemerintahan. Kemampuan internet untuk memberi dan menerima informasi perlu dipahami sebagai suatu keterampilan inti dari informasi dan komunikasi. Diharapkan sebanyak mungkin aparat pemerintah daerah dapat membaca situs web yang dibuat oleh pemerintah daerah setempat.

Terdapat lima masalah yang perlu diperhatikan di dalam membangun dan meng-implementasi-kan strategi publikasi melalui media online, yaitu :

  1. kegunaan – untuk keperluan apa suatu situs web pemerintah daerah dibuat ?
  2. tanggung jawab – siapa pemilik situs web dan siapa yang bertanggung jawab ?
  3. manajemen situs – bagaimana cara pemberian dan permintaan layanan ?
  4. isi – bagaimana materi disediakan, dipelihara, dan dipresentasikan dalam bentuk media online ?
  5. pemutakhiran dan pemeliharaan – bagaimana cara melakukan pemantauan (penggunaan dan pe-nampilan) dan pemutakhiran informasi pada situs web pemerintah daerah ?

Pada suatu organisasi kecil yang masih menggunakan aturan webmaster tradisional, mungkin hanya diperlukan satu orang sebagai penanggungjawab untuk menangani persoalan stratejik dan implementasi praktis situs web pemerintah daerah. Hal tersebut sudah harus diubah cara pena-nganannya. Adanya kompleksitas pada publikasi secara elektronik melalui media online, dan bertambahnya kepen-tingan pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota untuk memberikan informasi kepada masyarakat, maka diperlukan adanya persyaratan standar struktur organisasi yang akan menjadi pegangan bagi penanggungjawab situs web pemerintah daerah di dalam melakukan pengawasan dan pemantauan.

Adapaun organisasi manajemen situs web pemerintah daerah sebaiknya terdiri atas :

  • Pelindung (Gubernur/Bupati/Walikota)
  • Penanggungjawab Situs Web Pemerintah Daerah (eselon tertinggi pada organisasi struktural Pemerin-tahan Daerah)
  • Manajer Situs (eselon satu tingkat dibawah eselon tertinggi pada organisasi struktural Pemerintahan Daerah)
  • Tim Pengelola (sejumlah pegawai Pemerintah Daerah yang mampu, serta mempunyai standar kompetensi di bidang teknologi informasi).  Melakukan tugas operasional situs web, pemantauan dan pemeliharaan standar-standar situs web, terutama tanggungjawab pemasukan informasi yang tersebar luas di dalam organisasi pemerintah daerah.
  • Tim Asistensi (para eselon satu tingkat dibawah eselon tertinggi pada organisasi struktural pemerintah daerah, mewakili unit-unit kedinasan yang ada di daerah)

Struktur organisasi, ukuran, dan jumlah tim yang terlibat pada suatu pengelolaan situs web pemerintah daerah akan bervariasi tergantung pada kebutuhan organisasinya.

Seorang Manajer Situs bertanggung jawab atas manajemen secara keseluruhan dari situs-situs web pemerintah daerah yang bersama-sama membentuk sajian secara online dari organisasi pemerintahan. Mereka hendaknya bekerja sama dengan bagian-bagian lain dari organisasi pemerintahan untuk memastikan adanya keterpaduan proses-proses online. Diperlukan sebuah tim yang melakukan pemantauan pemeliharaan standar-standar situs web pemerintah daerah, terutama tanggungjawab pemasukan informasi yang tersebar luas di dalam organisasi pemerintahan.

TUGAS STRATEJIK

Tugas-tugas stratejik yang perlu dilakukan di dalam pembuatan dan pengembangan situs web pemerintah daerah adalah :

  • identifikasi pengunjung dan non pengunjung situs web, jika dimungkinkan dapat dilakukan melalui riset atau dialog dengan kelompok pengunjung;
  • identifikasi keinginan sejumlah pengunjung situs web untuk dapat memenuhi kebutuhan-nya pada situs web pemerintah daerah yang dibuat;
  • memberi pemahaman dan respon yang memuaskan kepada pengunjung situs web (baik melalui penilaian umpan balik maupun riset penggunaan situs web);
  • penyediaan sumberdaya manusia, khususnya untuk pelaksana dengan keterampilan dan kemampuan sesuai standar kompetensi untuk tim situs web;
  • keterpaduan situs web dengan proses bisnis yang berhubungan publikasi elektronik dan publik, seperti cara pengunjung mengakses situs web, publikasi informasi yang disampaikan, masalah manajemen yang berhubungan dengan  penyimpanan, informasi, dokumen, pengetahuan, serta cara rekrutmen dan konsultasi;
  • keterpaduan situs web kedalam strategi organisasi untuk melaksanakan pemerintahan yang terbuka dan kemudahan memperoleh informasi;
  • pemantauan pengembangan situs web dan keberhasil-annya sebagai alat untuk memenuhi tujuan-tujuan organisasi pemerintahan;
  • perancangan stratejik online untuk masa depan orga-nisasi termasuk kebutuhan bisnis;
  • identifikasi posisi situs web di dalam stratejik organi-sasi secara keseluruhan termasuk strategi komunikasi;
  • keterpaduan antara situs web internet dengan orga-nisasi intranet yang ada di kantor pemerintah daerah serta sistem lainnya;
  • kesesuaian dengan strategi e-government secara ke-seluruhan.

MANAJEMEN PENGELOLAAN

Manajer Situs harus memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan :

  1. Koordinasi Pengelola yang meliputi antara lain tugas pengelolaan arsitektur informasi secara menyeluruh, perencanaan dan penilaian kemampuan pemakaian (usability), perencanaan isi, yang dapat membantu pengembangan pengalaman pengguna situs web yang memenuhi tujuan pembuatan situs web.
  2. Spesifikasi Teknis yang mendukung pencapaian tujuan pembuatan situs web, termasuk spesifikasi persyarat-an server, spesifikasi disain situs web secara keselu-ruhan, pemeliharaan, dan persyaratan keamanan  (security).
  3. Pengadaan dan Manajemen Pemasok, termasuk pene-tapan tender, pemilihan dan manajemen tingkat layanan pemasok, penetapan panitia tender, kejelasan mengenai hak-hak kekayaan intelektual, pemantauan dan kontrol kualitas para kontraktor, serta waktu penyerahan.
  4. Membangun tim dan hubungannya dengan organisasi. Manajer Situs harus menjadi pimpinan dalam mengidentifikasi ‘staf kunci’ yang mempunyai tanggung-jawab atas pemeliharaan situs web, isi, disain, pener-bitan standar pengembangan situs web bersangkutan. Harus ada hubungan organisasi yang jelas dan efektif dengan : (a) Penanggungjawab situs web pemerintah daerah, (b)  Sumberdaya editorial, (c) o Pers/publikasi off-line, (d) Pusat Informasi, (e) Tim pembuat kebijakan, (e) Penulis dan penyedia informasi, (f) Staf yang menyediakan layanan publik, (g)  Penanggungjawab sistem, jaringan, dan intranet;, (h) Penanggungjawab pelatihan.
  5. Bantuan online. Manajer Situs adalah penanggung jawab pengaturan suatu layanan dan bantuan online bagi pengunjung situs web, serta kemampuan akses melalui hubungan pada homepage situs web.
  6. Promosi Situs Web. Manajer Situs bertanggungjawab atas deskripsi dan hubungan dengan situs web instansi dari situs-situs web yang sesuai (situs direktori, mesin pencari, subyek dari spesifik situs web), penggunaan notifikasi e-mail yang baik, serta mendorong penem-patan media tradisional pada URL (Uniform Resource Locator) pada setiap kesempatan (brosur, poster, laporan tercetak, dan sebagainya).

Manajer Situs harus memastikan adanya peraturan-peraturan yang berkaitan dengan:

  • penghubung dengan penanggungjawab server;
  • pemutakhiran situs web;
  • penambahan, pemeliharaan, dan penghapusan infor-masi;
  • pelaksanaan kontrol kualitas dari materi yang disajikan pada situs web;
  • disain teknis dan spesifikasi;
  • registrasi dan testing mesin pencari (search engine);
  • pemrograman dan pembuatan naskah;
  • penerimaan dan respon terhadap permintaan e-mail dan formulir web.

PENGELOLA ISI SITUS

Haruslah ada pengertian yang jelas di dalam organisasi mengenai hal-hal :

  • dimana letak tanggungjawab atas penyediaan isi untuk situs web;
  • pemeliharaan kemutakhiran dan keakuratan informasi sepanjang waktu, seperti persyaratan waktu tampilan rekaman informasi yang berkaitan dengan pengunjung situs web, penyimpanan dan pemeliharaan rekaman informasi pada situs web, transaksi berbasis web atau bisnis lainnya;
  • dalam bentuk apa isi situs web diberikan kepada tim web.

Idealnya harus ada suatu tingkat keterpaduan yang tinggi antara produksi isi dalam bentuk publikasi elektronik dan kegiatan organisasi publikasi analog (non elektronik).

Pada kondisi apapun, suatu tim situs web perlu dilengkapi dengan sejumlah personil sehingga Tim Situs Web Pemerintah Daerah mempunyai kemampuan di dalam hal :

  • menyediakan dukungan teknis bagi kreatifitas isi publi-kasi elektronik;
  • memelihara standar pemutakhiran dan koreksi bahan informasi situs web;
  • menciptakan format-format baru situs web untuk disampaikan kepada yang bertanggung-jawab atas penyediaan isi situs web;
  • menetapkan standar-standar kreatifitas, disain, dan implementasi yang jelas;
  • menegakkan ketataan standar yang dibuat;
  • memantau secara teratur dan cermat mengenai bahan situs web yang harus selalu baru;
  • memastikan bahwa standar-standar penerbitan yang ditetapkan pada paduan ini selalu diikuti, dan setiap peningkatan teknis yang dilakukan sesuai dengan standar yang ada.

Tim situs web perlu mempunyai seorang penasehat hukum untuk dapat memastikan kesesuaian informasi dengan semua peraturan yang telah berlaku, baik dari sisi publikasi non elektronik maupun dari sisi publikasi elektronik.

AUDIT DAN PEMELIHARAAN

Sifat lingkungan internet yang selalu dinamis membuat pentingnya pelaksanaan pemantauan kinerja situs web pemerintah daerah dan penggunaannya secara terus menerus. Diperlukan juga laporan tertulis yang dibuat secara teratur dan bertanggungjawab tentang tampilan dan penggunaan situs web pemerintah daerah kepada Penang-gungjawab Situs Web Pemerintah Daerah.

Seorang Manajer Situs haruslah memastikan adanya pengaturan-pengaturan untuk analisis yang bila diperlukan dapat digunakan untuk pemeliharaan standar kinerja yang baik. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan meliputi :
(a) standar penilaian kinerja atas koneksi modem low-end   (diperkirakan 9,6 kbps) pada jalur terbuka dan melalui  ISP, hal ini dimaksudkan untuk menyamakan peng-aksesan dari pengguna;
(b) pemeriksaan penggunaan browser dan resolusi layar yang berbeda, serta fitur-fitur (features) seperti nas-kah dan gambar;
(c) pemeriksaan terhadap penggunaan alat evaluasi ak-ses;
(d) pemeriksaan apakah informasi yang terbaca pada situs web pemerintah daerah dapat dicetak melalui printer berwarna maupun hitam putih (termasuk printer laser, inkjet, dan dot matriks);
(e) pemeliharaan jaringan yang meliputi :
o hubungan jaringan internal maupun eksternal harus diperiksa masa berlakunya  secara bulan-an;
o isi yang telah berubah lokasi pada situs web  harus mempertahankan URL lama melalui kemungkinan pemindahan hubungan kembali;
o lebih disukai dengan pemberitahuan pemindah-an paling tidak untuk jangka waktu 6 (enam) bulan;
o jaringan yang rusak harus diperbaiki dalam waktu satu hari kerja.
(f) penyimpanan dan pemantauan server secara statistik;
(g) pemantauan pesan-pesan yang salah;
(h) analisis lalu lintas pemakaian situs dengan memusat-kan pada waktu puncak (untuk penilaian persyaratan bandwidth) dan waktu situs dimatikan (waktu singkat untuk masa pemeliharaan);
(i) analisis file server log.

Informasi minimum statistik yang diwajibkan untuk hosts adalah :
– pencetakan halaman (berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencetak halaman yang diminta, termasuk semua bentuk grafis/citra yang terdapat di halaman bersangkutan. Mengukur hanya dengan “hits” saja tidak akan memberikan analisis penggunaan yang benar;
– permintaan-permintaan yang berhasil;
– permintaan-permintaan yang tidak berhasil (berman-faat untuk mengetahui berapa persen file yang mem-punyai masalah dan tidak bisa keluar);
– halaman-halaman yang paling sering dikunjungi (dapat menunjukan usaha-usaha yang dilakukan dengan baik di dalam pemasaran internal);
– halaman-halaman yang paling sedikit dikunjungi (dapat digunakan untuk mengevaluasi di dalam mem-buang sejumlah halaman);
– halaman yang dikunjungi pertama kali (dapat me-nunjukan bagaimana pengunjung datang ke halaman di dalam situs web);
– halaman yang paling banyak dirujuk (melihat apakah pengunjung datang ke situs web dari mesin pencari atau dari situs web lainnya);
– istilah-istilah untuk pencarian yang digunakan di dalam mengindentifikasi bagaimana pengguna situs web mencari suatu pokok isi (hal ini dapat membantu khususnya di dalam penyempurnaan metadata).

Data dan informasi statistik tersebut diatas dapat digunakan untuk :
– mengidentifikasi isi situs web yang paling terkenal dan banyak dikunjungi oleh pengunjung;
– meninjau sistem navigasi;
– meninjau situs-situs web rujukan;
– melakukan audit terhadap respon yang telah diberikan oleh pengunjung;
– melakukan penilaian terhadap kinerja server;
– mengetahui jumlah dokumen yang diminta oleh pe-ngunjung;
– mengetahui distribusi pengunjung situs web pemerin-tah daerah;
– mengetahui jumlah pengunjung dan platform yang digunakan oleh pengunjung, termasuk browser dan resolusi layar.

6  CONTENT MANAGEMENT SYSTEM (CMS)

Berdasarkan cara pemutakhiran data dan informasinya, terdapat dua model situs web pemerintah daerah yaitu :
– situs web dengan model statis (tradisional)
– situs web dengan model dinamis
Situs web dengan model statis adalah web yang cara pemutakhirannya dilakukan secara manual, yaitu mengganti dan menambah halaman web dengan secara langsung pada halaman bersangkutan, sedang situs web model dinamis melakukan pemutakhirannya secara otomatis dengan dukung-an suatu aplikasi yang dikenal sebagai Content Management System (CMS).

CMS adalah suatu aplikasi yang memberikan kemudahan di dalam proses distribusi informasi. Pada organisasi pengelolaan situs web pemerintah daerah, secara internal implementasi-nya dapat dalam bentuk intranet, sedang secara eksternal implementasinya dilakukan melalui internet dengan meng-gunakan website.

Didalam pengelolaan situs web pemerintah daerah, peng-gunaan aplikasi CMS dimaksudkan untuk mempermudah di dalam :
a) manajemen data, karena CMS mempunyai basisdata sehingga semua isi yang terdapat di setiap halaman situs web dapat tersimpan dengan baik, mudah dicari, serta dapat dibuat indeks;
b) melakukan perubahan secara langsung isi situs web yang diinginkan melalui grup pengguna. Perubahan yang dilakukan tidak secara manual, melainkan dengan cara memasukan perubahan data yang diinginkan melalui interface khusus pada browser;
c) melakukan pemutakhiran dan pemeliharaan dengan menggunakan “template based” yang memisahkan data isi dan disain tampilan. Jika terdapat perubahan, hanya file bersangkutan yang diganti tanpa mengganti semua halaman satu persatu;
d) melakukan standarisasi isi dan tampilan karena antara data dan tampilan terpisah, sehingga secara visual setiap halaman dapat dikontrol secara mudah.

internet

h1

Bekerja & Berpuasa

Agustus 23, 2009

Bulan Ramadhan telah tiba, itu berarti umat Islam menjalankan ibadah puasa. Begitu juga dengan anda bukan? Meski sibuk dengan segudang pekerjaan di kantor tentu tak menghalangi anda untuk tetap berpuasa. Tetapi tak dapat dipungkiri kadang perut yang kosong saat puasa, membuat gairah dan konsentrasi kerja anda menurun.
Padahal kinerja yang menurun saat puasa tidak selalu karena perut yang kosong. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh penerapan pola kerja yang kurang tepat. Nah, agar ritme kerja anda lebih efektif, coba intip deh tips berikut ini:

Selesaikan tugas-tugas berat sebelum jam 12.00.
Biasanya pagi hari anda masih dalam keadaan semangat dan fresh. Lagipula di hari-hari biasa pun di bawah jam 12 perut anda belum minta diisi. Makanya waktu ini sangat efektif jika anda gunakan untuk melakukan pekerjaan menyita energi dan pikiran anda.
Jangan mengingat-ingat kalau anda sedang puasa, Ibadah puasa memang relatif berat bila dilakukan sambil bekerja. Tapi ibadah ini hendaknya jangan dianggap sebagai beban. Anggaplah anda sedang berdiet sambil mengumpulkan pahala. Dengan demikian waktu akan cepat berlalu. Dan anda pun dapat menyelesaikan pekerjaan seperti biasa.

Atur waktu presentasi dengan klien di pagi hari.
Waktu yang tepat untuk melakukan presentasi adalah pagi hari selagi kondisi masih segar, badan masih fit dan bertenaga. Dengan demikian presentasi anda akan lebih sukses jika dilakukan di pagi hari. Tapi jika klien menjadwalkan siang hari, simpanlah tenaga untuk siang hari dengan mengerjakan tugas-tugas yang lebih ringan di pagi hari.
Jangan terus menerus berada di depan layar komputer. Dalam keadaan tidak puasa pun kepala anda akan terasa pening jika terlalu fokus ke layar komputer terus menerus. Maka alihkan perhatian dan pandangan anda ke hal lainnya setiap satu jam sekali selama 5 menit. Anda bisa membebaskan pandangan anda ke luar jendela atau keluar ruangan sejenak. Kemudian jika anda sudah merasa lebih fresh kembalilah ke pekerjaan anda.

Dengarkan musik.
Agar otak anda nggak jenuh, putarlah musik kesukaan anda. Bagi penikmat musik, dengerin musik sambil bekerja diyakini dapat menambah semangat dan gairah anda. Selain itu musik kesukaan anda akan melupakan anda dari lapar dan dahaga yang anda rasakan saat puasa. Toh mendengarkan musik tidak membatalkan puasa bukan?

Istirahat
Meskipun tidak ada acara makan siang, tapi saat jam istirahat berhentilah dari aktivitas kerja anda. Tinggalkan meja dan komputer anda. Anda bisa mengganti kegiatan makan siang dengan kegiatan ibadah. Atau anda bisa bertemu dengan rekan-rekan kantor saat istirahat sekedar menyegarkan pikiran.
Hal yang lebih penting, hadapilah pekerjaan dengan tenang, optimis, dan santai. Sikap tegang hanya membuat pekerjaan sulit dihadapi, konsentrasi pun jadi pecah. Kondisi ini bisa berlanjut pada tahap jenuh. So, bersikaplah lebih tenang. Ingat, bekerja juga merupakan ibadah loh. Selamat menjalan ibadah puasa dan bekerja…!

puasa

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.